• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Solo dalam Puisi, Pawon, 2014

Sajak-sajak Sofyan RH. Zaid


GREENCAP, 1949
- Mengenang Samto

seperti pesta, perang sudah berakhir # airmata dan darah berhenti mengalir
senjata dilempar # berubah mawar
tinggal bercak dan jejak # kemudian menjadi sajak

di jalan pulang menuju rumahnya # lelaki itu ditembak tepat di dada
jatuh tersungkur ke tanah # tercium aroma bunga basah
anak dan istrinya menunggu # sampai akhirnya menjadi batu

sementara di gading pengungsian # orang-orang dibantai seperti hewan
airmata dan darah kembali mengalir # perang tidak sebenarnya berakhir
langit gelap # bumi kalap

dan kita tahu dihianati # lebih perih dari mati

2014

BENGAWAN KITA

jadikan aku sungai # tempat membuang derai
kusampaikan pada laut # kukabarkan pada larut

jadikan aku sungai # tempat melempar bangkai
kusampaikan pada ikan # kukabarkan pada sampan

aku mengalir dari hulu ke hilir # senantiasa menuju laut terakhir
laut adalah rumahku # tempat menyimpan segala pilu

2014
Share:

Dari Negeri Poci 5; Negeri Langit (Antologi Puisi 153 Penyair Indonesia) Kosa Kata Kita, 2014

BUTTERFLY EFFECT

dari arah yang berbeda # kita bertemu di taman kota
aku dari kampung filsafat # kau dari pedalaman tarekat
sungguh pertemuan kita # pertemuan peradaban yang tua
pohon akasia jadi saksi # doa langit, restu matahari
angin menjatuhkan serbuk sari # sampah plastik tumbuh melati

kita berdekat-dekatan # tapi tidak bersentuhan
jarak jadi batas diri # bulu kuduk tegak berdiri
mata saling menangkap # bibir berderap-derap
napasku buah alpukat # napasmu susu cokelat
napas kita bersatu # semerbak aroma rindu

kita bercakap tentang peri # juga riwayat sebuah negeri
di tepi jalan anak-anak itu # memukul gendang bertalu-talu
sebuah tangan menjulur # kita berikan roti dan anggur
dari bibirnya bahasa gurun # juga kabar dari halimun

tiba-tiba dari pundak kita # tumbuh sayap warna senja
pada tiap kepakan # meninggi tujuh jengkalan
semakin ke atas # dada semakin luas
di kanan kita lihat kesetiaan # di kiri ketenangan
keduanya malaikat penjaga # jiwa kita yang menyala


tak perlu takut pada ketinggian # selama masih ada lautan
kita menjadi kupu-kupu # terbang bebas ke seluruh penjuru
kepak sayap kita di Jakarta # mencipta topan di Canberra
melayang rendah dan tinggi # menjaga keseimbangan akal dan hati

seketika sayap lenyap # kita jatuh tengkurap
tidak ada darah dan luka # serupa jatuh dari surga
kita kembali berpisah # berjalan menukar arah

2014


LUAR BATANG

kelak bersama sepi # aku mengajakmu kemari
ke tempat dimana aku dapat # mengingatmu dengan nikmat
berdiri depan gerbang # mata menebar pandang
tangan-tangan hidup membelai # mata-mata maut berderai

di sini apa makna kertas # apa juga makna batas
jiwaku meredam suara benda # melupa segala warna
hati bergantung # akal terpasung
aku mendaki puncak menara # melihatmu samar di sana

kelak bersama sepi # aku mengajakmu kemari
ke tempat dimana aku dapat # mendengar dialog ruh dan jagat

2013


MAWAR SIDRAH


kau bilang kelam di kamar # kepalamu tumbuh mawar
dari kamar lain # aku kirim nyala lilin
juga dari kepalaku # pohon sidrah tumbuh layu

jam berhenti sejenak # terdengar suara cecak
seperti denting ribuan logam # kau datang padaku serupa malam
aku lupa menutup pintu # aku luka melupa nafsu
di kamar kita menjadi bisu # mawar dan sidrah bersatu
; jibril, dimana wahyu? # khidir, dimana waktu?

di luar, langit terbakar api # tahun seketika berganti
cahaya meledakkan harapan # mayat sepi berserakan
dari rambut kita yang uban  # masa lalu berguguran

2014


MALAM JUM'AT

aku mengelus-elus bukit # sebelum mendaki sampai langit
bukit mengepulkan asap # aroma minyan menyeruap
hantu masa lalu gentayangan # mengitari pohon kesunyian

ini malam jum'at # orang-orang menulis azimat
pada lembar badan # dan kering kulit macan
malaikat yang menjaga # bertamu ke dada
iblis berkalung sorban # serigala menelan bulan


aku mulai mendaki bukit # lalu sampai di langit
dari ketinggian aku melihat # bukit dipenuhi mayat
orang-orang yang mati # dalam perang melawan diri sendiri

2014

Share:

Indopos, Sabtu 23/11/13

Sajak-sajak Sofyan RH. Zaid

BEGUNDAL

aku sudah berpaling # tak akan menoleh walau ke samping
jalan lurus # menanjak terus
sampai dimana tempat # ikan mati dari hatiku melompat

di sana aku samadi # menghukum diri
merajammu dalam harap # melemparmu dari ratap

aku hanya seorang begundal # kau misal dari segala asal
kau tak akan sabar bersamamaku # seperti sabarnya batu

aku sudah berpaling # kau tak perlu menjadi hening

Bekasi, 2013

CASANOVA

kenanglah aku sebagai lelaki # separuh ruhku matahari
separuhnya lagi engkau # berdiri di ujung kemarau
kelak kau akan tahu # betapa lelakinya aku

aku pun akan mengenangmu # sebagai perempuan tangguh
harta rampasan perangku # melawan takdir yang pilu
setelah itu # kita akan saling menunduk malu
menempuh jalan sunyi # seraya bernyanyi
sampai hati menjadi bulat # serupa telur menetaskan burung ulat
sayapnya mengepak # terbang menjilat langit sajak

Bekasi, 2013

GAHARU

aroma gaharu # mengingatkan aku pada ibu
menjelang malam # hari tenggelam dalam kelam

ibu yang dimana # aku yang disana
dalam aroma gaharu itu # aku menjumpaimu dengan rindu

Bekasi, 2013

MATA HARAP

barangkali aku terlalu dalam jatuh cinta # sampai tak sanggup berkata
bahkan untuk sekedar menatap # aku mesti pejamkan mata harap

mata kaki # mata hati
mata hari # mata mati
beri aku keberanian # dalam ketakutan
berkata sepenggal saja # dari kejujuran rasa

mata kaki # mata hati
mata hari # mata mati
matamu terlampau pisau # menikamku galau

Bekasi, 2013


ZIARAH

dari kubur ke kubur # keakuanku hancur
bunga-bunga kenanga gugur # airmata deras melebur

aku ini siapa? # kau siapa?
siapa tanah # siapa sukma?

aku dihempaskan # lambai daun ke nisan
usiaku luka # darah tumpah
rintih menulis dosa # di kubur basah
baris demi baris # ingatanku giris
ruhku remuk berantakan # dimana-mana berserakan
ada yang tak terungkap # sebab tak sanggup mengucap

dari kubur ke kubur # badanku tanah kapur

madura, 2013

KOTA SERIBU PENYAIR # II

ke kotamu aku kembali datang # seperti bayang-bayang
kota seribu penyair # tiap sudutnya penuh syair
kotamu masih sama seperti dulu # desir angin mengabarkan rindu
hanya yang berbeda # engkau sudah tiada

aku mengunjungi alun-alun # suaramu masih mengalun
di ujung menara # bintang itu masih cahaya
kopi yang kuteguk # mengantarku pada khusuk
tahun yang lewat di pinggir # menawarkan air
aku berjalan sendiri # di antara sepi menari
memberi salam pada taman # pada lengang jalanan
padamu rinduku tumbuh # seperti pepohon tepian itu

barangkali karena tiadamu # kota ini mulai terasa semu
aku pun bergegas # melanjutkan langkah ke tapal batas

Jogjakarta, 2013

SERIBU BULAN RINDU

sepulangku dari pergi # kau terjaga dari hari
tatapanmu seperti tahu # isyarat rinduku
aku sudah berbadan kenangan # kau adalah bagian

rindu menyalakan seribu bulan # aku menggapai terang berkilaun
jari jemari mengucur cahaya # begitu juga kulit dan mata
rindu pada kekasih # rindu yang diberkahi

kembalilah kau tidur # aku masih menggali kubur
untukmu dan untukku # juga bagi wahyu
di luar angin mendesir # di dalam air mengalir

besok pagi-pagi # kita lihat matahari
terbit dari mana # dan tenggelam ke mana

Madura, 2013


KEBEBASAN ABADI

terkadang kita ke hutan # mencari kebebasan
kebebasan pandangan # kebebasan pikiran
betapa mahalnya kebebasan # orang menebusnya dengan kematian
ada yang pergi ke gua # bertapa puluhan tahun lamanya
mengembara ke mana-mana # tanpa apa-apa
tetapi masih bertanya # kebebasan itu dimana?

aku pun pernah mencari kebebasan pada dirimu #  namun yang kutemu hanya semu
barangkali hanya surga puncak tertinggi # kebebasan yang abadi

Madura, 2013
Share:

Bali Post, 23 Maret 2014

Sajak-sajak Sofyan RH. Zaid



KAWIN BATIN


ruhku menikahi ruhmu # di pusar jagat bertemu
maskawinku syahadat # serta selawat
wali malaikat, saksi Allah # muhammad mengucap sah

pengantin ruh menuju sungai # terseret arus ke arah pantai
di bawah janur bercumbu # butir pasir pecah seribu
sepasang ruh menaiki perahu # berlayar di lautan hu
ombak hu, ikan hu # seluruh penjuru hu
huku dan humu berpelukan # sepanjang gairah pelayaran
berenang Rumi dan Hafis #  gerimis perlahan turun tipis


di langit, bulan meleleh madu # bintang-bintang saling berpadu
Bakar dan Umar hadir # Usman dan Ali mencair

ruh kita satu # ruh kita tuju
lebur-menyatu # dari ruh yang hu
berloncatan ikan-ikan abad # mengawal ruh ke pulau ahad

saat perahu berlabuh # disambut hu begitu riuh
: hu hu hu hu # hu hu hu hu

2014



GLODOK - BEKASI
Bersama Indra Kusuma

kapan kiranya kita mengerti # batas hidup dan mati
bermula dari sekawanan ingin # seakan kita menjadi angin
antara glodok - bekasi # kita kerap berlari


di jalan kita derapkan impian # bersama panas dan hujan
asap dan deru mesin # menjadikan keringat semakin asin
kadang kita lelah berhenti # kemudian berlari lagi

kepala penuh kabel dan lampu # hati penuh baut dan paku
kita begitu beliung dengan angka # sampai lupa pada aksara
kehilangan dongeng di bawah bulan # kadang merdu suara azan

antara glodok - bekasi kita mengerti # batas hidup dan mati ada di hati
dan kita tak perlu dikenang # sebab kita tidak terbuang
kitalah angin bebas # terbang menembus batas

2013

(Bali Post, 23 Maret 2014)
Share:

Blogger templates

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra, sodales ipsum et, sodales urna. In massa nisi, faucibus id egestas eu, fringilla

Popular Posts

Category

Google+ Badge

FAQ's

ad970
Featured Posts

Most selected posts are waiting for you. Check this out

Most Viewed

ad728

Featured

Auto News

Fashion

Music

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Recent Story

Popular Posts

Popular Post

@templatesyard

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Fashion

About us

FAQ's

Instagram

Tags 1

Diberdayakan oleh Blogger.

ads

ads

tile-1

ads

Slider


Posts

Category

Labels

Life & style

Stats

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Comments

Random Posts

Follow Us on Facebook

Kawacapedia

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Recent Posts

Comments

Find Us On Facebook

Templatesyard is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates which are professionally designed and perfectlly seo optimized to deliver best result for your blog.

Post Top Ad

Responsive Ads Here

FEATURED VIDEO

LightBlog

International

About us

Sports

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Videos

Style4

Video Of Day

video example

recent posts

Labels

Labels

Labels

About Me

Foto Saya
sofyan rh. zaid
Sofyan RH. Zaid, lahir di Sumenep, 08 Januari 1986. Alumni PP Annuqayah Lubra, Guluk-guluk, Sumenep, dan Universitas Paramadina Jakarta. Kini sebagai kurator, editor, dan anggota Pokja Keuangan dan Perbankan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Buku puisinya Pagar Kenabian (2015) masuk 15 nominasi Anugerah Hari Puisi Indonesia (2015). Selengkapnya: https://id.wikipedia.org/wiki/Sofyan_RH._Zaid
Lihat profil lengkapku

Tags 3

Labels

Labels

Ads

Labels

Translate

"mengalir saja perlahan # sampai bertemu lautan"

Breaking News

Sponsor

test

Flickr Images

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Adbox

Popular Posts

Most Popular

Most Recent

Categories

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.