• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

KHOTBAH KEBUDAYAAN (Jumat, 12 Juni 2015)

KEBODOHAN YANG INDAH
Oleh Sofyan RH. Zaid


“Manusia tidak memiliki kodrat, tetapi sejarah.”
Ortega Y Gasset

Jika suatu saat orang yang kau hormati, kau puji, kau anggap manusia setengah dewa, ternyata seorang penjahat, jangan sedih, itu biasa saja.
Kebudayaan lebih dinamis dibanding peradaban, tutur Heidegger, dan manusia “nol yang me-nol-kan” -kata Sartre- sebagai pelakunya adalah subjek –bukan objek- yang memiliki eksistensi lebih dinamis lagi. Walau banyak orang menolak hati sebagai bagian dari eksistensi,  Muhammad benar ketika menyebut hati semisal daun yang mudah berbolak-balik sebab sentuhan angin. Descartes pun demikian, manusia punya dua unsur: tubuh dan jiwa (dualistik), jiwa lebih dinamis dari tubuh. Perubahan manusia dari jahat ke baik, atau sebaliknya, sangatlah cepat dan fluktuatif. Maka, wajar jika Hobbes menganggap manusia adalah serigala bagi sesamanya, kapan melolong, kapan memangsa.

Seperti Freud, Holbach juga punya padangan bahwa manusia mati tanpa kepentingan. Ada banyak alasan manusia untuk (bertahan) hidup, baik dalam perbuatan atau perkataan, dan alasan yang paling dominan adalah motivasi kepentingan. Bahkan bagi De La Mettrie, manusia semakin lama adalah mekanisme tak berjiwa, dan modernisme menggiringnya menjadi catatan-catatan kepentingan. Dan manusia yang menjalani hidupnya berdasarkan kepentingan semata, Nasr memastikan akan sengaja melupakan perbedaan baik dan buruk, hatinya pun padam.

Sampai di sini,  apa yang pernah ditulis Nadjib menjadi terang, bahwa tidak ada pertalian positif antara ilmu pengetahuan dengan kepribadian manusia. Manusia yang memiliki ilmu tinggi -bahkan religius- tidak serta merta menjadi orang baik. Kesadaran semacam ini menjadi penting di tengah kehidupan yang semakin "musang berbulu domba".  Paling tidak menjadi obat penawar ketika suatu waktu kau kecewa: Orang yang kau percayai, ternyata berkhianat; Pemimpin yang kau pilih, ternyata preman; Hakim yang kau harapkan, ternyata calo; Guru yang kau cium tangannya, ternyata pemerkosa; Mursyid yang kau yakini, ternyata pendosa, Tokoh yang kau andalkan, ternyata koruptor; Kawan yang kau lindungi, ternyata lawan; Kekasih yang kau cintai, ternyata selingkuh.

Bahkan Iqbal pernah berkata: percaya pada kekasihmu adalah kebodohan yang indah,  seharusnya yang kau percayai adalah cinta pada dirinya, sebab cinta tidak pernah berubah, ia hanya berpindah-pindah. Lihatlah yang tidak tampak, lupakan yang tampak. Yang tidak tampak adalah abadi, yang tampak adalah fana. Hati yang berbolak-balik dan kepentingan yang mengusai, ada pada manusia. Keduanya bisa sangat kuat mempengaruhi eksistensi manusia yang pada mulanya baik menjadi jahat.

Sebagaimana kebudayaan dan peradaban, manusia akan terus berjalan dan berubah untuk menjadi sejarah. Dan Hsun Tsu bisa jadi benar: pada hakekatnya manusia itu jahat, dengan begitu memerlukan disiplin yang keras, untuk menjadi baik dan bijak.
Semoga Tuhan Menolongmu.

07 Juni 2015

Share:

Blogger templates

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra, sodales ipsum et, sodales urna. In massa nisi, faucibus id egestas eu, fringilla

Popular Posts

Category

Google+ Badge

FAQ's

ad970
Featured Posts

Most selected posts are waiting for you. Check this out

Most Viewed

ad728

Featured

Auto News

Fashion

Music

News

Food

Sports

Food

Technology

Featured

Videos

Recent Story

Popular Posts

Popular Post

@templatesyard

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Fashion

About us

FAQ's

Instagram

Tags 1

Diberdayakan oleh Blogger.

ads

ads

tile-1

ads

Slider


Posts

Category

Labels

Life & style

Stats

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Comments

Random Posts

Follow Us on Facebook

Kawacapedia

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Recent Posts

Comments

Find Us On Facebook

Templatesyard is a blogger resources site is a provider of high quality blogger template with premium looking layout and robust design. The main mission of templatesyard is to provide the best quality blogger templates which are professionally designed and perfectlly seo optimized to deliver best result for your blog.

Post Top Ad

Responsive Ads Here

FEATURED VIDEO

LightBlog

International

About us

Sports

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Videos

Style4

Video Of Day

video example

recent posts

Labels

Labels

Labels

About Me

Foto Saya
sofyan rh. zaid
Sofyan RH. Zaid, lahir di Sumenep, 08 Januari 1986. Alumni PP Annuqayah Lubra, Guluk-guluk, Sumenep, dan Universitas Paramadina Jakarta. Kini sebagai kurator, editor, dan anggota Pokja Keuangan dan Perbankan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Buku puisinya Pagar Kenabian (2015) masuk 15 nominasi Anugerah Hari Puisi Indonesia (2015). Selengkapnya: https://id.wikipedia.org/wiki/Sofyan_RH._Zaid
Lihat profil lengkapku

Tags 3

Labels

Labels

Ads

Labels

Translate

"mengalir saja perlahan # sampai bertemu lautan"

Breaking News

Sponsor

test

Flickr Images

authorHello, my name is Jack Sparrow. I'm a 50 year old self-employed Pirate from the Caribbean.
Learn More →

Adbox

Popular Posts

Most Popular

Most Recent

Categories

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.